Lumajang, 13/7/2017, bertempat di masjid Baitussalam komplek Kantor Urusan Agama Kecamatan Gucialit dilaksanakan acara pisah sambut kepala KUA kecamatan Gucialit, hadir dalam acara tersebut Aparatur Sipil Negara (ASN) kemenag yang berada di wilayah kecamatan Gucialit, Penyuluh Agama Islam Fungsional dan Penyuluh Agama Islam Non PNS, para Kasi Kesra sekecamatan Gucialit dan tetangga sekitar KUA
Acara yang dibalut dalam rapat koordinasi keagamaan, halal Bi
Halal dan Pisah Sambut ini diawali dengan bacaan Bismillah yang dikomandani
oleh Pembawa Acara bapak Suwarno Tokoh Agama dari desa Wonokerto, dilanjutkan
dengan sambutan dari perwakilan Penyuluh Agama Islam Non PNS yang disampaikan
oleh Hasib penyuluh asli dari Madura dan sekarang menetap di desa Jeruk
Kecamatan Gucialit, dalam sambutannya Hasib menyampaikan rasa haru dan merasa
ada sesuatu yang hilang ketika mendengar berita kepindahan bapak kepala KUA pak
Achmad Syaicho, selama ini beliau selalu membimbing dan membina kami dalam
menjalankan tugas, sebab sebelum jadi kepala KUA pak Syaicho adalah seorang
penyuluh sehingga tahu betul apa yang dirasakan dan dihadapi oleh penyuluh, dan
kepada kepala yang baru Bapak Hamim Thohari, mohon penyuluh diberi motivasi dan
bimbingan dalam menjalan tugasnya
Sementara itu Murtadho tokoh agama dari desa Gucialit,
mewakili masyarakat Gucialit menyampaikan permohonan ma’af bila selama bapak
Syaicho bekerja di KUA kecamatan Gucialit ada yang tidak berkenan dari
perlakukan atau sambutan masyarakat Gucialit kepada pak Syaicho, karena
keragaman karakter yang kadang sulit untuk dipahami. Begitu juga dengan bapak
Muzammil staf KUA yang terlebih dahulu mutasi ke KUA Lumajang kami mohon ma’af
lahir dan batin karena masih dalam suasana Idul Fitri, sedang untuk bapak Hamim
Thohari selaku kepala yang baru berharap agar bisa melayani masyarakat dengan
baik sehingga masyarakat puas
Achmad Syaicho yang dipromosikan menjadi Kasi Penyelenggara
Haji dan Umroh dalam kata pamitnya menyampaikan terima kasih telah berguru di
Gucialit selama kurang lebih empat tahun, bapak-bapak adalah guru kehidupan kami,
jadi apapun yang dilakukan oleh bapak patutlah kami teladani, dan tentu sebagai
manusia yang diciptakan Allah dengan salah satu sifatnya salah dan lupa, maka
tidaklah kami lepas dari salah dan lupa, karenanya mohon berkenan untuk
mema’afkan
Pada acara perkenalan Hamim Thohari selaku kepala KUA yang
baru memberikan kesempatan kepada ketua Dharma Wanita Persatuan KUA kecamatan
Gucialit untuk memperkenalkan diri. Selanjutnya Hamim Thohari mengucapkan
selamat jalan kepada bapak Syaicho dalam mengemban amanah yang baru yang lebih
besar, semoga Allah selalu melindungi,merahmati dan memberi jalan lurus, kepada
hadirin Hamim Thohari mengungkapkan pepatah “datang tampak muka, Pergi tampak
Punggung”, maka sebagai orang baru Hamim meminta bimbingan untuk mengetahui
watak, watuk dan Wahingnya masyarakat Gucialit sehingga bisa cepat adaptasi dan
mampu memberi layanan yang terbaik
Setelah pemberian tali asih kepada bapak Syaicho dan
Muzammil, acara ditutup dengan doa oleh Budiono, S.Ag penyuluh Agama Islam
Fungsional dan dilanjutkan dengan Kumandang adzan, zholat dhuhur berjamaah dan
ramah tamah (IJ/Ziza)


Komentar
Posting Komentar